Tidak ada keajaiban yang lebih ajaib selain hidup itu
sendiri.
Tidak ada keindahan yang lebih indah, selain hidup itu sendiri.
Hidup, demikian sepanjang waktu adalah berkah langit yang begitu tak terbalaskan indahnya.
Setiap tanah adalah hamparan ladang yang subur, rahim terbaik bagi biji-bijian apapun;
Setiap biji yang terjatuh akan pecah merekah dan tumbuh menjadi anak pohon yang begitu indah.
Dahan-dahannya bertunas merekah penuh semi, tumbuhkan daun-daun hijau dan ranting-ranting yang darinya buah-buah kehidupan baru dikandung dan dilahirkan.
Lalu, saat buah-buah kehidupan baru itu matang, jatuh ke tanah sebab terbawa angin, ia pun pecah menjadi kehidupan baru yang sama indahnya, yang siap mengandung dan melahirkan kehidupan yang lebih baru.
Begitulah hidup pada mulanya adalah siklus keindahan yang selalu menakjubkan;
Biji-bijian pecah, tumbuh menjadi anak pohon, anak pohon berkembang, tumbuh menjadi sebuah pohon, kemudian pohon-pohon tumbuh berkembang mengandung dan melahirkan anak pohon-pohon kehidupan baru yang lebih indah.
Hidup adalah kesejukan, ruang di mana setiap hidung menghirup udara dengan penuh kelegaan;
adalah dunia, yang mana setiap inci tanah, tak ubah seorang Ibu yang setiap saat siap memberikan semua keberlimpahan buah yang dimilikinya untuk manusia.
Sungai-sungai dan lautan mengalir dalam kejernihan yang memantulkan keindahan-keindahan alami yang begitu kemilau, yang mana ikan-ikan dan seluruh satwa air hidup, dan siap melayani hidup manusia dengan penuh sukacita.
Begitulah, sepanjang waktu hidup manusia nyaris tanpa kekurangan apapun;
Alam menyediakan kebutuhan manusia dengan begitu berlimpah.
Setiap diri hidup dalam dan dengan kemurnian yang menakjubkan.
Setiap hati adalah cinta dan kasih sayang.
Setiap akal adalah kejernihan dan kecerdasan yang begitu menghidupi.
Setiap mata yang memandang selalu mensyukuri dan mendalami pengetahuan serta penghayatan akan hidup.
Aku, Jeane...
Dalam kesadaran sesungguhnya akan hidup.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar